Playtime at Wonder Works

Jujur saya sempat berpikir untuk menyekolahkan Anansa saat dia berusia 18 bulan bukan karena ingin anak mandiri tapi justru karena saya merasa Anansa sudah siap masuk sekolah karena dia termasuk anak yang berani, mandiri, dan mudah beradaptasi dengan lingkungan baru. Beberapa kali mencoba trial class di beberapa preschool tapi kok si bocah biasa aja reaksinya. Enjoy sih, tapi nggak sampai hepi berat (seperti kalau diajak main di playground atau diajak jalan kaki ke luar rumah). Saya sering bertanya: “Anansa mau sekolah?” dan hingga hari ini tidak pernah dijawab ya/tidak, malah melengos. Ya sudahlah… kalau si bocah belum mau berarti belum waktunya dia sekolah. Saya juga semakin yakin tidak perlu masuk sekolah formal buru-buru karena justru sekarang ini waktu yang tepat bagi saya dan keluarga untuk mengeksplor potensi Anansa, sehingga nanti kalau saatnya sekolah, baik Anansa dan kami semua siap dalam segala aspek, termasuk (dan yang terpenting) memilih sekolah yang tepat sesuai karakter & jiwa si anak.

Meskipun demikian, saya perlahan-lahan ingin mengenalkan konsep sekolah formal kepada Anansa, misalnya: ada kegiatan pembelajaran yang dirancang dan dibalut dalam permainan, ada para guru, ada teman-teman, ada waktunya duduk tenang, ada waktunya berlari-larian. Thankfully, di Jakarta ada beragam kelas main yang bisa diikuti sekali-sekali. Drop-in class ini biasanya tanpa proses registrasi formal, hanya daftar dan bayar per kedatangan. Setiap kelas main pun punya tema yang berbeda-beda. Tetapi saya memang lebih spesifik memilih kelas main yang diselenggarakan di tempat yang punya outdoor playground (because these are the two things that makes her happy!)

Nah, beberapa minggu yang lalu, kami ikut kelas main di Wonder Works Preschool. Hari itu temanya: Down in The Jungle. Seru sih dan Anansa tampak menikmati setiap kegiatan dan tidak lupa bersosialisasi tentunya. Di kelas main ini ada storytelling, sensory box, arts & crafts, playground, dan song & music.  Favorite Anansa? Sudah pasti main di playground dan mengeksplor sensory box. Banyak hal baru yang Ansa temui di hari itu, termasuk berkenalan dengan orang-orang baru. Yang terpenting dia menikmati sebuah pengalaman baru dengan suka cita dan pulang membawa cerita…. “tadi ada miss, Ansa nyanyi, uncle main gitar, ada adiva, main slide red, ada blue juga, ada bubble bubble” sepenggal cerita Anansa saat ditanya papanya. Happy kids = happy parents. Agree?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s