Mompreneur

(new) Mom + Entreprenur (in the making) = pucing pala Barbie

Sebagai seorang mama baru tentunya saya lagi seneng-senengnya ngurus Anansa meskipun rempong dan kadang melelahkan. Di sisi lain, ada “anak” lain yang juga harus diurus, yaitu kita+kita Food Studio sebuah start-up bisnis di bilang kuliner kreatif yang saya dirikan bersama adik saya Edo dan Amelie. Jadi kerempongan + kelelahan dikali dua… #phew

Segi positifnya, aktivitas saya di dua dunia ini (motherhood & entrepreneur) membuat saya tetap waras. Jujur saya nggak punya jiwa sebagai full-time mom. I’ve tried couple times and I don’t think being a stay-at-home mom works for me. Mungkin karena saya bosenan dan nggak suka sama yang namanya rutinitas, sedangkan menurut saya pribadi, jadi ibu rumah tangga harus konsisten terhadap rutinitas, kalau nggak semua jadwal sekeluarga bisa kacau dong. Nah, menjadi entrepreneur justru kebalikannya, menuntut saya untuk bekerja secara dinamis, berpikir kreatif, dan mendobrak rutinitas. Intinya, ibu rumah tangga bukan gue banget. Sama halnya kalau saya disuruh pakai baju dengan motif animal printwell, it’s so not me, it doesn’t suit my personality.

Working moms vs Full-time mom

Masih debat mana yang lebih baik? Hareeee giniiii… Semuanya baik, ibuk-ibuk. Kenapa? karena setiap ibu pasti ingin yang terbaik untuk keluarganya. Setiap ibu juga sama-sama berjuang untuk membangun keluarga kecilnya dan menata masa depan yang lebih baik buat anak-anaknya. Baik working mom, half-working half-stay-at-home mom, ataupun full-time mom, pasti punya alasan masing-masing dibalik pilihannya. Nah, sesama ibuk-ibuk, please don’t be such a judgemental person. Apapun pilihannya, harus dihargai dan tetap suportif.

Makanya saya KZL pake BGT waktu dapet forward message di bawah ini. Kalo kata orang Surabaya… wes njaluk dikethak endase pancen wong sing nulis iki 😒


Ada beberapa hal yang menurut saya dangkal banget pemikirannya.

Tentang menyerahkan urusan rumah tangga kepada pembantu

Pertanyaan saya “Kenapa pakai asisten rumah tangga?” Ya untuk membantu urusan rumah tangga, betul nggak?. Lalu kemudian, apakah urusan keuangan keluarga diurus sama pembantu juga? Nggak dong ya… Jadi ya memang asisten rumah tangga diserahi urusan rumah tangga tapi sesuai dengan scope kerjanya.  Menurut saya pribadi, dengan hadirnya ART, sebuah rumah tangga akan terbantu karena suami & istri bisa lebih fokus dan punya quality time lebih dengan anak-anak.

Tentang kebanggaan menjadi wanita karir.

Siapa sih yang nggak bangga punya menteri perempuan yang pernah jadi direktur bank dunia? Punya prestasi yang diakui dunia internasional itu bukan main hebatnya lho. Siapa yang nggak bangga punya mama yang mumpuni ilmunya di bidang kreatifitas/ mantan dosen yang sangat dicintai mahasiswanya/ home maker? Saya mah bangga banget sama mama saya. Tapi apakah saya menganggap mama saya gagal menjadi ibu rumah tangga karena selalu bekerja? Sama sekali saja tidak. Justru beliau yang terus menginspirasi saya hingga saat ini. Apakah saya kegagalan produk dari seorang ibu yang bukan ibu rumah tangga? Silahkan Anda nilai sendiri.

Tentang hak asasi dan emansipasi.
Sebagai seorang lulusan FISIP UI jurusan Ilmu Komunikasi dengan tugas akhir mengangkat tema feminisme di media, saya menilai si penulis gagal paham dengan terminus emansipasi. Helooow! jadi wanita (it’s supposed to be “perempuan”) karir sama dengan emansipasi? Kemane ajeee buk (or pak). Emansipasi = wanita karir… Bukaaaaan! Emansipasi itu adalah persamaan hak antara perempuan dan pria, khususnya di bidang politik, pendidikan, ekonomi. Jadi perempuan punya akses yang sama dengan para pria. Wanita karir itu salah satu pilihan pencapaian seorang perempuan. Jangan salah… ibu rumah tangga pun juga pencapaian seorang perempuan.

Nah, kalau gegara informasi yang salah sambung gini, trus terjadi perpecahan di antara persatuan ibuk-ibuk seluruh Indonesia, saya nggak rela…sungguh. So, come on, ladies! Be a smart woman. Jangan mau diadu domba oleh forward-an message yang gaje 😉

Alone we can do so little. Together we can do a lot

Hellen Keller

Lha mana postingan tentang mompreneur? Next post yaaa… Postingan yang ini buat pemanasan dulu 😁

And one more thing… Hello, August! (my favorite month of the year)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s