Pro RUM

Kalau baca di forum ibuk-ibuk banyak ortu yang sangat picky saat memilih dokter spesialis anak (DSA). Banyak banget kriterianya, mulai dari DSA yang harus pro-ASI, mudah dihubungi melalui WA, yang nggak terlalu antri, yang favorit sejuta umat, DSA bayi-bayi artis, dan masih banyak lagi. Kalau saya sih simpel… pilih DSA yang informatif, komunikatif, dan pro RUM.

Apa itu pro RUM? Bukan miras lho yaaa… RUM itu singkatan dari Rational Use of Medicine, yang artinya hanya memberikan obat-obatan yang sesuai dengan kebutuhan pasien. Kalau masih bayi dan sakitnya masih bisa diatasi tanpa obat, lalu untuk apa diberi obat? Apalagi kalau lihat obatnya banyak banget padahal sakitnya cuma batuk pilek alias common cold, apa perlu sampai segitunya?

Anansa pertama kali sakit waktu usianya 4 bulan. Sakit apa? Sakitnya sejuta umat bayi dan balita, yaitu batpil alias batuk pilek. Tandanya: rewel saat tidur, batuk-batuk, dan kadang keluar ingusnya baik melalui hidung atau dimuntahkan. Untungnya nggak pake acara demam. Saat itu posisi kami di Surabaya dan atas rekomendasi DSAnya Anansa yang di Jakarta, maka waktu itu langsung periksa ke dr. Hartojo, SpA.

Setelah diperiksa, si anak bayi positif batuk pilek. Trus diresepkan obat batpil?Ternyata nggak sama sekali, cuma dikasih obat tetes hidung agar napasnya lebih lega saat tidur. Jadi supaya sembuh gimana dong? Si dokter menyarankan agar:

  • Memakai baju yang berbahan tipis & nyaman (misalnya katun) agar bayi pun merasa nyaman. Hindari menggunakan baju yang tebal atau berlapis-lapis.
  • Setiap pagi dijemur (sebelum pk.09.00)
  • Mengganti posisi tidur dari posisi terlentang ke posisi miring agar saluran pernapasan lebih lancar.
  • Diberi asi sebanyak & sesering mungkin
  • Jangan kemana-mana dulu… alias dipingit di rumah

Nggak pake obat sama sekali dan Puji Tuhan dalam waktu 5-7 hari Anansa udah sembuh. Memang sih nggak bisa instan 2-3 hari sudah sembuh, tapi menurut saya bayi belum memerlukan obat-obatan jika kondisinya bisa disembuhkan secara alamiah karena tau sendiri kan obat-obatan di satu sisi memang menyembuhkan penyakit tapi di sisi lain tentunya ada efek sampingnya namanya juga bahan kimia. Asupan bahan kimiawi inilah yang belum perlu diberikan pada bayi, jika masih bisa diatasi dengan cara-cara yang lebih alami. Memang sangat jarang ada efek langsung setelah mengkonsumsi obat-obatan, tetapi efeknya mungkin baru terasa setelah belasan atau puluhan tahun kemudian. Saya pribadi memang memilih DSA yang tidak gampangan meresepkan obat. Jika diperlukan baru diberi obat, jika bisa diobati dengan cara yang lebih alami bukankah lebih baik?

Kemarin si anak bayi kontrol rutin ke dr. Yovita Ananta, SpA, DSAnya Anansa sejak ia lahir. Kunjungan kami juga sekalian untuk cek kesehatan Anansa karena wekeend rencananya kami akan terbang lagi. Saat diperiksa semua normal, kecuali satu, ada sedikit lendir/dahak di tenggorokan. Belum positif batpil sih (dan mudah-mudahan nggak batpil), masih gejala. Memang beberapa hari belakangan ini agak rewel kalau tidur, trus sempat batuk-batuk dikit, dan memuntahkan dahaknya (which is very normal and it’s supposed to be like that). Puji Tuhan nggak demam, napsu makan juga normal (apalagi 2 minggu belakangan ini saya tambahkan cream cheese ke makanannya… alhasil makin lahap…hap..hap), dan yang penting mau minum (baik susu maupun air putih). Dan lagi-lagi, nggak diresepkan obat sama sekali, cuma karena masih ada lendir diberikan tetes hidung untuk meredakan nyeri saat terbang nanti, khususnya pada saat take-off dan landing.

Balik lagi ke RUM. Apakah RUM itu anti obat? tentu tidak! Judulnya aja Rational USE of Medicine yang berarti penggunaan obat-obatan seperlunya, misalnya penyakit yang disebabkan oleh virus (misalnya batpil) tidak diberikan antibiotik, tapi ditingkatkan stamina dan imunitasnya melalui asupan makanan & minuman (air & ASI). Tapi perlu diingat juga ada beberapa kondisi yang memang dibutuhkan obat segera, seperti demam tinggi dan kalau disertai kejang harus langsung dibawa ke dokter. Jadi apakah Anda pro RUM juga?

monthly checkup at RSPI
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s