USG Perdana

on

Hello!

Setelah dinyatakan positif oleh sebuah testpack, langkah berikutnya adalah mencari dokter kandungan & kebidanan atau bahasa kerennya obgyn. Mulailah tanya kanan kiri obgyn yang ok karena saya bener-bener clueless dan nggak mengikuti perkembangan ibu-ibu muda di Surabaya (ya iyalah…) dan akhirnya memutuskan untuk daftar di obgyn senior yang praktek di daerah Bawean.

“No urut 42 ya, Bu. Datangnya kira-kira jam 11 malam”

“OK”

Dan ternyata berakhir NGGAK OK. Saya datang jam 23.30, pas nanya sama suster/admin sekarang nomor berapa. Dengan santainya susternya menjawab…

“Nomor 11, Bu”

“Lha…saya nomor 42, kira-kira jam berapa itu?”

“Ya kurang tahu. Ibu nunggu aja”

“Ya saya kan harus tahu kira-kira harus nunggu berapa lama”

“Nggak bisa diprediksi, Bu”

“Apa??? Ya kalo nunggunya sampai pagi, saya nggak jadi deh”

Langsung pulang ke rumah dengan bete. Masalahnya, kadang nggak masuk akal/kurang manusiawi juga sih ya perempuan-perempuan yang lagi hamil harus duduk berjam-jam di tengah malam buta… Kalau saya sih, lebih milih tidur di rumah daripada harus ngantri sampai dini hari (emang dasarnya gak kebo!). Kasihan juga kan baby-nya ikutan cape…

Mama yang ikutan nganter juga jadi sebel. Kalau si mama komentarnya lain lagi:..

“Mama nggak suka tempat prakteknya. Suram-suram gimana gitu. Mendingan kamu cari yang desainnya minimalis gitu, yang terang, yang modern gitu lah”.

Lha ini nyari dokter kandungan apa nyari rumah tinggal ya… Bener juga sih kalau dipikir-pikir meskipun nggak ada korelasi langsung antara tempat praktek yang sophisticated dengan kecakapan si dokter, tapi desain ruangan yang nyaman tentunya akan membangkitkan happy mood pasien-pasiennya. Well anyway, beberapa hari berselang, tepatnya tgl.28 Maret 2015, akhirnya saya memutuskan periksa ke dokter di RS Premier karena deket rumah. Nggak pake referensi siapa pun, saya pilih dokter yang lagi praktek di hari dan jam itu. Dan bertemulah saya dengan dr. Widohariadi.

 “Iya ini beneran hamil. Ini kantung janinnya”

*I’m speechless… terharu liat lingkaran hitam berukuran kecil bergerak-gerak di monitor USG (meskipun layarnya kecil banget)*

Saat itu, dr. Widohariadi memprediksi saya tengah hamil 4-5 minggu. Puji Tuhan!!

“Pokoknya sekarang ini kamu harus bersyukur. Jangan terlalu mikir macem-macem. Bersyukur dan bersyukur.  Udah itu aja.”

Kata dr. Wido sambil diresepin vitamin (Folamil Genio) dan penguat rahim (Premaston 5mg). Oiya, selain itu juga dikasih surat pengantar untuk tes darah, urin, dan tokso (yang idealnya sih sebelum hamil udah tes dulu). Karena masih bingung dan terlalu excited abis liat hasil USG, jadinya lupa nanya-nanya… (boleh traveling naik pesawat/nggak, pantangan makanan, apa aja yang harus dihindari). Ya udah deh, sementara nanya mbah google dulu aja dan nyimak di forum-forum kehamilan… Next visit, will do ask many questions!


Note:

Trimester pertama (4-13 weeks) adalah masa-masa terpenting dalam kehamilan dan harus ekstra dijaga (nggak boleh terlalu capek, nggak boleh angkat beban terlalu berat, nggak boleh burhubungan sex dengan suami). Kenapa? Karena kantung janin bisa berkembang dengan sempurna menjadi calon bayi tapi ada juga yang karena kondisi badan yang tidak fit & hormon yang tidak stabil, kantung janin ini tidak berkembang dan mengakibatkan keguguran. Itulah kenapa, dr.Wido sangat menekankan saya untuk fokus bersyukur dulu karena medapat anugrah terindah dari Tuhan. Intinya, semua kembali lagi ke kekuatan pikiran & hati kita dulu, baru yang lain-lain menyusul. Thanks doc for this precious lesson!! 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s